Terkait Dugaan Pungli, Kepsek SMAN 6 Merangin Bungkam

Editor : Ocu Azhar

MERANGIN, (JMG) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 6) Merangin yang selama ini merupakan sekolah yang berprestasi ternyata menyimpan dugaan pungli. Sekolah yang terletak di Desa Sungai Ulak Kecakatan Nalo Tantan Kabupeten Merangin Propinsi Jambi yang mana selama ini telah memunculkan berbagai bakat dan pretasi untuk anak didiknya dalam sekejab tercoreng dengan adanya dugaan pungli yang dilakukan.

Dari data dan informasi yang didapat JMG dari orang tua murid inisial KL terkuak dugaan praktek pungli. ” Ya bang, anak saya sekolah di SMAN 6 Merangin, anak saya duduk dikelas 1dan diawal masuk dimintak bayar Rp. 1.500.000 (Satu Juta Limaratus Ribu ). Biaya itu katanya termasuk iuran komite 3 bulan dan baju. Dan setelah berjalannya waktu menjelang ujian harus membayar lagi. Jadi yang harus dikeluarkan Rp.75.000/bulan “, ujar KL.

KL menambahkan, andai menjelang ujian belum dibayar, maka belum bisa ambil nomor ujian. Maka jadi bingung, kalo uang belum ada karena harus membayar Rp. 400.000 lebih, ujarnya.

” Lagian kalau masalah komite saya tidak tahu untuk apa, yang sudah sudah hanya bayaran komite aja dari pihak sekolah mengatakan gak tahu kegunaan karna saya gak pernah rapat komite”, tutupnya,
Rabu (29/05) lalu.

Menyikapi informasi yang didapat, JMG mencoba mengkonfirmasi kepada Nukman S. Pd selakunkepala sekolah diruang kerjanya. Namun Kepala Sekolah masih sibuk dan ada tamu, sebut salah seorang guru yang ada disekitar ruangan.

JMG mencoba menghubungi lewat chat WhatsApp, namun Kepsek pun tidak ada merespon.

Sampai berita dirilis Kepsek SMAN 6 Merangin, Nukman S.Pd belum bisa di mintai keterangan tentang dugaan pungutan disekolahnya. (Tim)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.