PROYEK JALAN SUNGAI SUNGKAI SOLSEL – LOG BATU SANDI DHARMASRAYA DIDUGA “TOTAL LOSS”

Editor : De Ola

Dharmasraya, (JMG) – Proyek peningkatan jalan Sungai Sungkai Solok Selatan – Log Batu Sandi Batas Dhahrmasraya dengan nilai kontrak Rp. 30,4 M lebih yang dikerjakan PT. Dekki Karya Bestari (PT. DKB) diduga menimbulkan kerugian negara yang cukup besar atau Total Loss. PT. DKB merupakan pemenang nomor urut terakhir yakni nomor 8 dari 8 peserta lelang saat itu.

Berdasarkan pantauan JMG pada Januari 2024 lalu proyek inpres tahun 2023 tersebut tak bisa dimanfaatkan masyarakat karena hancur dan jalannya putus sekitar 7 meter. Bahkan hingga saat ini masih belum bisa dilalui kendaraan bermotor roda empat dan tak ada tanda- tanda perbaikan.

Hancur dan putusnya jalan tersebut diduga akibat kegagalan struktur. Hal ini tentu bisa disebabkan oleh perencanaan yang salah dan penggunaan material yang tak sesuai spek serta pelaksanaan pekerjaan yang asal jadi.

Sebelumnya, Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) pernah berada dilokasi proyek pada Kamis (16/11/23) lalu. LPRI menemukan beberapa keganjilan. Diantaranya adalah penggunaan material illegal dan tak sesuai spek.

Selain itu, batu pasangan yang masih banyak terletak dibahu jalan disinyalir tidak memiliki izin alias illegal.

Diduga pemadatan badan jalan yang tak sempurna juga mengakibatkan badan jalan mudah runtuh dan tergerus air. Material timbunan yang digunakan disinyalir tak sesuai spesifikasi yang ada didalam kontrak.

Gusman selaku PPK 2.5 PJN 2 BPJN Sumbar saat dihubungi JMG melalui pesan WhatsApp terkait runtuhnya jalan yang telah menghabiskan dana negara puluhan milyar itu tak memberikan jawaban. (Rizal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.