Petilasan Simbah Tompak Berpotensi Jadi Obyek Wisata Religi

Editor : Mas Pay

Gunungkidul ( JMG ),- Petilasan Simbah Tompak yang berada di Padukuhan Dondong, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY, sangat berpotensi menjadi obyek wisata religi. Sebagaimana harapan masyarakat Dondong, selain masih terus nguri – uri ( melestatikan ) Petilasan Simbah Tompak, juga menghendaki agar petilasan ini berkembang dan dibangun menjadi lokasi wisata religi atau tempat berziarah. Sebab sudah sejak dahulu tempat ini sering digunakan oleh masyarakat sekitar maupun dari manca untuk berziarah dan bermunajat walaupun masih pada waktu – waktu tertentu. Oleh warga masyarakat sekitar tempat ini diyaqini sebagai tempat leluhur mereka sebelum adanya Padukuhan Dondong, Jetis, Saptosari. Hal itu terbukti bahwa sudah sejak nenek – moyang, Petilasan Simbah Tompak ini sampai sekarang tetap di uri – uri atau dilestarikan.

Menurut salah seorang warga Padukuhan Dondong, Kang Gempol, setiap menjelang Perti Dusun atau Rasulan, masyarakat mengadakan kerjabakti membersihkan lokasi Petilasan Simbah Tompak. Ini menandakan bahwa masyarakat Dondong percaya bahwa tempat ini memiliki sejarah penting bagi mereka. Bahkan diyakini bahwa Simbah Tompak dahulunya seorang tokoh penting di padukuhan Dondong. Masih menurut Kang Gempol, kalau tempat ini tidak dirawat dan dilestarikan, banyak kejadian – kejadian aneh yang tidak diinginkan, seperti kesurupan atau kejadian lain. Sehingga tidak aneh jika sering ada masyarakat baik sekitaran Dondong maupun dari manca tempat yang berziarah di Petilasan Simbah Tomlak untuk bermunajat atas hajat – hajatnya. Konon banyak yang berhasil.

Dipimpin oleh Dukuh Padukuhan Dondong Wargimin dan Juru Kunci Adi Suwarno, beserta masyarakat setempat, pada hari Jum’at 13 Mei 2022, mengadakan kerjabakti membersihkan Petilasan Simbah Tompak. Hal ini biasa dilakukan pada saat menjelang diadakan perti dusun atau Rasulan. Seiring dengan kemajuan dan perubahan zaman sekarang ini, masyarakat setempat berharap agar Petilasan ini dijadikan obyek wisaata religi. Sehingga bisa menjadi kekayaan atau aset dusun Dondong bahkan kalurahan Jetis pada umumnya. Entah itu digarap oleh masyarakat setempat atau Investor tidak masalah, yang penting kalau benar terwujud jadi obyek wisata akan meningkatkan kesejahteraaan bagi masyarakat. (Wajiyo ).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.