Paguyuban Kawulo Mataram dan lintas komunitas STAK DIY Ramah Tamah Dengan Kapolda DIY

Editor : Mas pay

Sleman ( JMG) – Paguyuban Kawulo Mataram bersama dengan STAK (Satuan Tim Anti Kriminalitas) Yogyakarta ramah tamah dan bertatap muka langsung dengan Kapolda DIY. Acara digelar di Joglo Kamulyan
Jl. Merapi Golf km 0.6 no.18 Bedoyo, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Jumat ( 18/11/2022).

Temu kangen dan Tatap Muka antara Kawulo Mataram bersama STAK DIY Dengan Kapolda Kapolda Irjen.Pol, Suwando Nainggolan ,S.IK, M.H., membahas tentang Budaya dan juga keamanan.

Ketua Umum Kawulo Mataram Heru menyampaikan bahwa, Kapolda DIY sendiri juga perhatian kepada pelaku Budaya dan Pertanian ,dengan konsep pertanian BACK TO NATURE, kembali ke pertanian yang tanpa campur tangan bahan kimia juga konsep kembali ke tatacara menanam yang berbasis budaya jawa.

Dan beliau juga sangat berkenan untuk melestarikan dan jika perlu mengembangkan budaya Jawa dengan adatnya budaya dengan segala macam seni nya, dan budaya budaya lain yang berbasis Nasional, sesuai ciri khas budaya bangsa, sebagai Budaya Jati Diri Bangsa, papar Heru.

Heru juga menambahkan bahwa tradisi budaya sebagai warisan nenek moyang harus tetap dilestarikan dan jangan ditinggalkan, untuk mempertahankan ke arifan lokal budaya sendiri, terutama yang khusus di jogjakarta ialah budaya Jogja yang sudah ada tetap dijaga,dirawat dan dikembangkan.

Untuk budaya pertanian yakni kembali ke sistem adat sebelum menanam dan sewaktu masa panen,dan untuk pengolahan tanah maupun tanaman nya menggunakan tata cara jaman nenek moyang petani, imbuhnya.

Dalam acara ini juga di hadiri oleh

  1. Dir intel Polda DIY
  2. Dprd Sleman ibu Ani Martanti
  3. Kapolsek cangkringan AKP Cartin Nova MP
  4. Ketum paguyuban Kawulo Mataram Heru
  5. Babinkamtibmas Cangkringan
  6. Babinsa Cangkringan
  7. ketua Speed Jaten Arif Afendi
  8. Cupuwatu camp fire Danang
  9. Stak Yogyakarta S.Cemo
  10. Warga sekitar Cangkringan.

Kapolda berpesan ” Jika berkumpul, berkumpullah yang bermanfaat, tidak hanya sekedar kumpul-kumpul saja,kumpul bareng itu harus ada yang menghasilkan, mengadakan suatu program atau kegiatan yang bermanfaat untuk orang banyak.” Pesan Kapolda.

Adapun contoh dalam Kamtibmas kita harus bisa bersinergi berkolaborasi dengan tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ormas, serta komponen masyarakat yang ada guna menciptakan Kamtibmas.

Dengan adanya kejadian kejahatan jalanan kita harus perangi dengan menghimbau kepada masyarakat pada jam rawan anak-anak remaja yang kedapatan kumpul-kumpul harus kita himbau untuk membubarkan diri guna keselamatan kita bersama.

Dalam kegiatan bersosial dimasyarakat kita bersinergi dengan instansi terkait serta komponen masyarakat untuk bersinergi bahu membahu bergotong royong guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan bantuan kita semua, pungkasnya. ( Harjo ).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.