Merasa Tertipu, 2 Orang Leader Di Travel Ameera Mekkah Cabang Kisaran Laporkan atasannya Ke Polisi

Editor : De Ola

Asahan, (JMG) – Dua Orang Leader di Travel Ameera Mekkah Cabang Kisaran, yang beralamat di Jalan Abdi Satya Bakti No. 43 Kelurahan Sei. Renggas Kec. Kota Kisaran Barat dilaporkan ke Polres Asahan. Pasalnya, dua Orang Leader masing-masing bernama Nino Daulay dan Sunengsih warga Kecamatan Air Joman itu, merasa Tertipu akibat tertunda-tundanya keberangkatan sekitar 12 Orang Calon Jamaah Umroh yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah suci Makkah.

Saat ditemui awak media JMG, Rabu (15/04/2024) malam, Nino Daulay didampingi Sunengsih mengatakan, mereka merasa tertipu atas tindakan yang dilakukan (DMS) selaku Kepala Cabang Travel Ameera Mekkah akibat dua kali dibatalkannya keberangkatan jamaah ke tanah suci, padahal biaya pemberangkatan sebanyak 12 Orang Jama’ah, sebesar Rp. 363.000.000.- (Tiga ratus enam puluh tiga juta rupiah), sudah diserahkannya kepada (DMS) Kacab Travel Ameera jauh sebelum rencana pemberangkatannya.

Yang paling sangat menyedihkan, terang Nino dan Sunengsih, salah seorang jamaah yang bernama Sulam selaku Imam disalah satu masjid di desa Banjar Kec. Air Joman telah meninggal sebelum berangkat umroh, hal ini bukan membuat kecewa keluarga almarhum, tetapi juga mengecewakan jamaah lainnya”, ucap mereka.

“Jauh sebelumnya, kami sudah menyetorkan biaya pemberangkatan jamaah ke Kepala Cabang Ameera Mekkah, tapi kami selaku leader dan jamaah lainnya dibatalkan pemberangkatannya, alasan Kacab Ameera Mekkah belum dapat visanya. Jamaah sangat kecewa, kami merasa tertekan kerena kami yang ditanya-tanya jamaah akibat batalnya pemberangkatan ke Mekkah”, ucap Nino kesal.

Saat awak JMG, konfirmasi ke Pimpinan Pusat Travel Ameera Mekkah via WashtApp, Kamis (16/05/2024) siang, Salman selaku Owner diperusahaan travel tersebut, mengatakan pihaknya, “Sudah menjelaskan ke semua Jemaah tentang keterbatasan visa Saudi di bulan sawwal dan sudah memberi beberapa pilihan ke jemaah sesuai dengan aturan yang ada”,terangnya.

Sementara sebelumya penyidik Satreskrim Polres Asahan, Ziko Sitompul, S.H ditemui JMG diruangan kerjanya, Kamis (16/05/2024), membenarkan pihaknya saat ini telah menangani laporan Nino Daulay Leader Travel Ameera Mekkah di Polres Asahan tersebut.

Atas ketidak percayaan jamaah terhadap Travel Ameera Mekkah yang dua kali batal memberangkatkan jamaah, membuat Nino Daulay dan Sunengsih atas keinginan jamaah yang gagal berangkat, membuat pengaduan ke Polres Asahan melalui suratnya tertanggal 23 April 2024.
(Thd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.