Merasa Kebal Hukum Sebuah Warung Tambal Ban Diduga Tempat Penimbunan Minyak Bersubsidi

Editor : Ocu Azhar

Pekanbaru, ( JMG ) – Sebuah warung Tambal Ban di Jalan Siak II Palas, Kecamatan Rumbai menjadi tempat pembongkaran atau dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi.

Pantauan dilapangan Rabu(16/05/2024) terlihat tiga orang pemuda melakukan aktivitas pembongkaran dari truk teronton dengan cara disuling dan dimasukan kedalam jarigen ukuran 35 liter.

Kuat dugaan dimana pemilik warung tersebut melalui penimbunan minyak BBM solar kemudian dijual kembali dengan harga eceran.

Saat dikonfirmasi seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan aksi dugaan penimbunan minyak BBM jenis solar sering dilakukan pemilik warung yang akrab dipanggil dengan inisial MNK.

Memang setiap hari saya lihat ada pembongkaran minyak BBM solar dari truk kedalam jarigen. Yang saya tau BBM solar sekarang susah didapatkan, apa boleh ada dugaan penimbunan seperti itu?,” ungkapnya sambil bertanya.

Adanya dugaan penimbunan minyak BBM solar tersebut, dirinya berharap kepada aparat penegak hukum untuk mengecek dan menyelidiki seperti apa langkah yang harus diambil oleh aparat penegak hukum.

Saya berharap semoga aparat penegak hukum mengetahui hal ini. Saya kan buta hukum, tapi saya tau bahwa minyak bersubsidi itu tidak boleh dijual secara ecer apalagi adanya dugaan penimbunan,” pungkasnya.

Data yang terangkum, dalam satu hari MNK bisa mendapatkan 60 jarigen isi 35 liter dari penyulingan truk.

Setelah itu, diduga MNK kemudian menjual minyak BBM solar tersebut dengan harga lebih kurang lebih Rp280 ribu per jarigen.

( Tim )

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.