Kembali Ditemukan 2 Orang Korban Banjir Bandang Sepanjang Sungai Bt Anai Asam Pulau

Editor : De Ola

Padang Pariaman ( JMG ) – Selang dalam 2 hari ini telah 3 orang korban banjir bandang ditemukan di Asam pulau di aliran Sungai Batang Anai. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar Lima puluh ( 50 ) tahun ditemukan pada hari Minggu ( 12/05/24 ) pagi di Gersing Asam Pulau Nagari Anduring Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman.

Pada hari Senin ( 13/05/24 ) jam 14:00 ini kembali ditemukan 2 orang korban di sepanjang aliran Batang Anai di Gersing Asam Pulau Anduring Kayu Tanam dan di aliran irigasi Bendung Anai Pasia Laweh Lubuk Alung, yang hanya berjarak sekitar Satu kilometer dari temuan pertama pada jam 15:00 WIB. Kedua korban yang ditemukan pada hari Senin ini juga berjenis kelamin laki-laki , usia keduanya diperkirakan sekitar lima puluh ( 50 ) tahun . Namun identitas kedua korban saat ditemukan belum di ketahui.

Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga Asam pulau bernama Bujang, ketika beraktivitas di Gersing memuat batu sungai.
Menurut keterangan Bujang kepada JMG, entah kenapa ada dorongan kuat dihatinya untuk pergi ketengah sungai yang kebetulan kering seperti pulau. Sesampainya ditengah, Dia melihat ada benda yang mencurigakan, dan menghampiri benda tersebut yang ternyata mayat seorang laki-laki. Dengan rasa kaget atas temuan mayat tersebut , Bujang berteriak memberitahukan kepada rekannya yang lain.
Informasi penemuan mayat yang belum diketahui identitasnya ini lalu diteruskan kepada Babinkantibmas dan Babinsa nagari Anduring Kayu Tanam.
Babinkantibmas Aipda Ongky dan Babinsa Serda Ali Buzar serta Praka Pino Mardiansyah segera meluncur ke TKP penemuan mayat ini kemudian meneruskan informasi penemuan mayat ini kepada Tim Reaksi Cepat BPBD kabupaten Padang. Dan tim TRC BPBD kabupaten Padang Pariaman tak berselang lama juga tiba di TKP penemuan mayat ini, lalu segera melakukan evakuasi mayat dari tengah sungai yang selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara Padang untuk dilakukan tindakan visum dan identifikasi terhadap korban.

Mayat kedua ditemukan oleh Dino seorang petugas saluran irigasi Bendung Anai. Ketika membersihkan saluran irigasi yang dipenuhi tumpukan kayu dan sampah pasca banjir bandang sungai Batang Anai pada hari Minggu dini hari sebelumnya.

Ketika membersihkan kayu – kayu yang banyak tersangkut disaringan irigasi tersebut , Dino dikejutkan oleh sesosok mayat laki-laki berusia sekitar lima puluh (50) tahun mengapung di dekatnya. Lalu Dino memberi tahukan temuan mayat ini kepada masyarakat yang lain yang kebetulan Bendungan Anai ini juga ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Temuan mayat ini kemudian diteruskan kepada Babinsa setempat dan tim TRC BPBD kabupaten Padang Pariaman untuk dilakukan tindakan evakuasi dan selanjutnya juga dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk dilakukan tindakan visum dan identifikasi terhadap korban. ( Khaidir )

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.