Dua Periode Jabatan Bupati Agam, Jalan dan Jembatan Dikecamatan Ampek Nagari Masih Ditemukan Keadaan Rusak Parah

AGAM. Jejak77.com – Masyarakat mepertanyakan kinerja Bupati dan Anggota DPRD dapil ll Agam,hingga sampai saat ini kondisi Jalan dan Jembatan di Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam sungguh sangat memprihatinkan dan diminta segera bisa diperjuangkan dan diperbaiki karena saat ini kerusakan jalan dan jembatan cukup rusak berat dan sudah ada lobang di pingir jalan yang cukup berbahaya bagi penguna kendaraan, Rabu (31/10).

Ketika wartawan Jejak Media Grup (JMG) menanyakan kepada salah satu Tokoh Masyarakat sekitar mengatakan, Safroni (41) Kalau kerusakan jalan dan jembatan sudah sangat lama, mulai dari rusak sedang sampai rusak parah.

“Kabarnya sudah di datangi pihak Pu Agam, namun sampai sekarang belum juga ada kegiatan perbaikan”.

Kami sangat mencemaskan dan mengkwatirkan tentang keadaan jalan dan jembatan tersebut, kalau Bapak Bupati dan Anggota Dewan kami tidak memperjuangkan juga maka korban akan bisa berjatuhan nantiknya,kalau yang tacilapak (terjatuh) saja menurut masyarakat di sana sudah ada walaupun tidak mengalami luka yang serius. kalau banyak mangicat (berbicara) ndak masuak penjara saya nanti pak…????

“Lokasi jembatan rusak ada dinagari Sitanang Kecamatan Ampek Nagari, Jalan yang bolong atau badan jalan berlobang itu di Jorong Balai Ahad Nagari lubuk Basung”, Ungkap Safroni.

Foto: Kondisi Jalan yang sudah bolong atau belobang

Harapan Masyarakat setempat agar Wakil rakyat kami dan Pemda Agam melalui dinas terkait (PU) untuk bisa segera memperbaiki Jalan dan jembatan itu karena di khawatirkan akan menimbulkan korban kecelakaan yang di sebabkan oleh rusaknya jalan dan jembatan yang menghubungkan 3 (Tiga) Kecamatan yaitu Palembayan, Ampek Nagari dan Lubuk basung di daerah Kabupaten Agam ini.

Sekedar informasi bahwa memang jalan dan jembatan ini selalu di lewati oleh warga yang datang dan pergi dari Kecamatan Palembayan menuju Ampek Nagari dan kepusat perkantoran Pemda Agam maupun sebaliknya dikarnakan akses terdekat untuk dilewati dan selalu menjadikan jalan dan jembatan ini penghubung utama, dikarenakan jalan dan jembatan ini adalah urat nadi warga dalam mendapatkan kemudahan akses transportasi.

Menurut Camat Ampek Nagari saat di komfirmasi JMG, Roza Safdefianti. Sebenarnya jalan ini sudah rusak juga tapi karena tidak masuk dalam musrenbang maka dimasukan dalam perbaikan sementara oleh Pu, karena yang masuk kapasitasnya alat berat saat pengerjaan pembangunan nagari maka rusak lagi, rasanya baru paling lama 4 (empat) bulan ini.

Bagaimana PU akan mengerjakan tapi ketersedian plat bondek tidak ada yg memenuhi standar ukuran 2 mm maka diperbaiki dulu degan kayu. Supaya tidak menjadi masalah dalam pengerjaaan maka Pu menanyakan apakah kayu dibawa Pu apakah dari nagari? nah pak wali menjawab biar dari nagari . Tapi karena tidak tersedia saat akan dikerjakan, maka di perbaiki sementara sampai datang plat bondek. Plat bondek setelah dicari-cari kebutuhan plat bondek yang ada hanya di wilalah Sumatera ukuran 0.75 mm, sedangkan standar 2 mm.

“Sebelumnya kami sudah gotong royong juga, tapi belum cek juga apakah ini masuk perbaikan yang akan dikerjakan ke Batukambing menuju Sitanang, apakah sampai kesana,” terangnya.

Roza melanjutkan, bulan Juli sudah dilaporkan, jadi memang anggaran tahun ini. namun terkendala plat bondek yang ada di Pekanbaru 0.75 mm sementara yang dibutuhkan ukuran ketebalan 2 mm. Jadi untuk mengatasi itu sementara diganti dari kayu. namun karena kayu yang diminta tidak ada tersedia oleh nagari makanya untuk sementara menunggu alat, dicor dulu oleh PU,” jelasnya.

Sampai berita ini di turunkan ke redaksi, pihak terkait dari dinas PU Kabupaten Agam belum berhasil dikonfirmasi, apakah perbaikan jalan dan jembatan ini sudah dimasukan kedalam APBD TA 2019 atau 2020 nantinya.

[Red/Hakim]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.