Diduga Jarang Ngantor, 2 Kades Di Asahan Di Sorot Tajam DPD GOWA Tanjungbalai

Editor : De Ola

Asahan, (JMG) – Diduga jarang masuk alias jarang ngantor, Kepala Desa Sei. Apung dan Bagan Asahan Baru mendapat sorotan tajam dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Government Wacth (DPD LSM GOWA) Kota Tanjungbalai Irham Siregar.

Dalam keterangannya kepada beberapa awak media, Senin (13/05/2024) sore, Irham mengatakan, akan menyurati pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD), Inspektorat Kab. Asahan dan Camat Tanjung Balai, atas temuannya dilapangan, tentang adanya beberapa Kades di Tanjung Balai yang jarang masuk kantor disaat jam kerja, sehingga hal tersebut menurutnya, dapat mempersulit bagi warga desa untuk berurusan dan menerima pelayanan prima dikantor desa. Hal tersebut, kata Irham terlihat, di Kantor Desa Bagan Asahan Baru dan Sei. Apung, saat pihaknya turun melakukan investigasi.

“Kepala Desa tak berada ditempat sehingga diduga dapat menyulitkan bagi warga yang hendak berurusan ke Kantor Desa tersebut. Sekitar jam tengah sebelas kami ke Kantor Desa Bagan Asahan Baru, mau konfirmasi dengan Kades terkait pengerjaan proyek DD, Kades tak berada ditempat, kantor itu terlihat sunyi tak ada aktivitas ruang kerja terkunci, cuma ada satu Orang perangkat Desa yang kami lihat duduk di ruang depan sambil bermain hape. Selain itu yang paling parahnya, sudahlah banyak kami berkeliling ke Kantor Desa di Asahan, baru kali inilah kami, melihat plank merek/tanda alamat kantor Kepala Desa, BPD, LPM-nya bodong alias tak ada tulisannya”, cetus Irham sambil memperlihatkan video berdurasi 2 menit itu, tentang tak adanya aktivitas dikantor desa Bagan Asahan Baru.

Sebelumnya, Di Desa Sei. Apung, pihak Gowa dalam investigasinya juga tidak dapat berjumpa dengan Kepala Desa. Hal tersebut, kata Irham bukan sekali dua kali saja pihak Gowa tak bertemu dengan Kades itu, bahkan selama lebih kurang dua tahun saat pihaknya beberapa kali berkunjung untuk berbinvestigasi tak pernah bertemu dengan Kepala Desa Sei. Apung Solahuddin. Seolah-olah Kades itu alergi sama Media dan LSM”, ucapnya.

Dalam investigasinya, Irham Siregar bersama timnya juga tidak melihat adanya terpasang papan kegiatan pengelolaan APBDes di sebahagian besar desa – desa di Kec. Tanjung Balai. Untuk itu kepada beberapa awak media, Senin (13/05/2024) sore, Irham mengatakan, Gowa Tanjung Balai akan secepatnya menyurati instansi terkait di Asahan, agar Kades yang tidak prima dalam pelayanan kepada masyarakat serta tidak melaksanakan kewajibannya memasang papan kegiatan APBDes tersebut, ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku”, ucapnya tegas.
(Thd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.