Carut Marut Proyek Perkuatan Tebing Batang Aia Bubuih Pasaman. PERMAINAN TERBONGKAR, KONTRAKTOR ANCAM DAN INTIMIDASI WARTAWAN JMG

Editor : De Ola

Pasaman, (JMG) – Pengancaman serta intimidasi kembali terjadi pada insan pers. Kali ini dilakukan salah seorang kontraktor di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Senin 1 April 2024 sekitar pukul 15.50 Wib, seorang kontraktor bernama Boy Rismayanto dengan arogansinya mengancam wartawan JMG bernama Rudi.

Pengancaman itu imbas dari kontrol sosial yang dilakukan wartawan JMG pada salah satu kegiatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat di Nagari Ganggo Hilia. Selain pengancaman yang diterima Rudi dari Boy, Nefizar Ketua Bamus Nagari Ganggo Hilia juga ikut melakukan tindakan tak menyenangkan.

Menurut keterangan Rudi, kejadian ini terjadi di wilayah Jorong Kampung Talang Nagari Ganggo Hilia bermula ketika dirinya dan wartawan JMG lainnya yakni Helmiza melakukan kontrol sosial atas pelaksanaan proyek yang dikerjakan Boy. Setelah melakukan investigasi kelapangan dan konfirmasi kepada Boy, Rudi meninggalkan lokasi.

Tak lama setelah itu, Boy tiba-tiba saja menelpon Rudi dan mengeluarkan kata-kata kasar sembari mengancam dan mengajak Rudi untuk bertemu dan duel. Mendapat ancaman dari Boy, bukannya takut, Rudi malah menerima tantangan dari Boy.

Setelah memberi tahu keberadaannya kepada Boy, Rudi menunggu dipinggir jalan. Tak berapa lama kemudian Boy datang dengan membawa Nefizar serta beberapa orang temannya. Boy langsung mendatangi Rudi dan mengeluarkan kata kata kasar. Adu mulutpun terjadi bahkan hampir adu fisik.

Setelah beberapa warga datang, pertengkaran mulut pun akhirnya berhenti dan Rudi pergi ke salah satu warung karena hujan turun.

Boy yang masih emosi, mengejar Rudi kedalam warung sambil berteriak- teriak mengeluarkan kata kata tak sopan. Mendengar itu, beberapa pemuda dan masyarakat yang ada di warung langsung menghampiri Boy dan menyuruh dia pergi.

Karena disuruh masyarakat untuk pergi dari warung tersebut, tiba tiba Nefizar menyuruh Boy untuk melaporkan seluruh orang yang ada disana kepada pihak berwajib dan entah apa alasannya yang seolah-olah menempatkan posisi Rudi serta masyarakat yang ada disana bersalah.

Hal serupa yang menimpa Rudi juga pernah dialami Indra Bakti salah seorang masyarakat Ganggo Hilia pada 23 Maret 2024 yang lalu. Nefizar yang merupakan Ketua Bamus itu mengajak Indra Bakti untuk duel dikarenakan komplen Indra Bakti atas aktifitas pengambilan batu tanpa izin disungai setempat guna kegiatan yang dilaksanakannya.

Ditempat terpisah, Ismail Novendra, SH selaku Pemimpin Redaksi JMG mengecam tindakan yang dilakukan Boy tersebut. Pihaknya juga akan melakukan pelaporan terkait pengancaman dan intimidasi yang dilakukan Boy kepada Rudi.

Perilaku kontraktor dan Ketua Bamus ini telah melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers karena setiap wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dengan wajib memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku sesuai ketentuan Kode Etik Jurnalistik serta perbuatan menghalang-halangi wartawan atau pers, dalam melaksanakan pekerjaan jurnalistik sebagaimana diatur dalam Pasal 18 UU tentang pers.

” Saya akan kumpulkan bukti dan saksi terkait pengancaman tersebut. Ini suatu tindakan yang melanggar UU Pers. Sudah jelas yang dilakukan Boy selaku kontraktor salah karena mengambil batu sungai untuk pekerjaan. Malah melakukan pengancaman kepada wartawan”, ujar Ismail yang juga merupakan seorang Advokat itu.

Ditambahkan Ismail, dirinya akan menyurati Dinas SDA dan BK Sumbar agar penggunaan batu sungai tersebut oleh kontraktor dilarang sebab menyalahi kontrak yang ada. ” Penggunaan batu sungai untuk proyek tersebut tidak dibenarkan. Saya minta pihak Dinas SDA dan BK untuk tidak membayarkan batu yang nantinya dipasang untuk bronjong tersebut. Bila Dinas SDA dan BK Sumbar membayarnya, berarti telah ikut bekerjasama melakukan suatu tindakan yang melawan hukum. Kami akan kawal dan pantau proyek tersebut sampai selesai”, pungkas Ismail. ( Tim )

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.