Alamak!!, Pelanggan Bawa Barang Elektronik Ke ULP PLN Simpang Kawat, Diduga Rusak Akibat Arus Listrik

Editor : De Ola

Asahan, (JMG) – Adi salah seorang Warga pelanggan PLN yang berdomisili di Desa Sei. Alim Ulu Kecamatan Air Batu, pada Senin (06/11/2023) mendatangi Kantor Unit Layanan Pelanggan Perusahaan Listrik Negara (ULP-PLN) Simpang Kawat yang berada di Desa Manis Kecamatan Pulau Rakyat.

Pasalnya barang elektronik miliknya berupa TV Lcd ukuran 32 inci rusak diduga arus listrik yang masuk kerumahnya hidup mati hidup mati sehingga alat informasi miliknya itu mengalalami kerusakan yang amat parah tak bisa dipergunakan lagi.

Menurut Adi, selain dirinya ada sejumlah warga pelanggan yang bernasib sama dengannya ingin menyampaikan keluhan mereka ke Kantor ULP PLN di Jalan Besar Sigura-gura Desa Pulau Rakyat Pekan itu. Dengan membawa TV rusak miliknya, Adi yang juga Ketua Cabang PKRI Kab. Asahan menemui Manager ULP tersebut yang enggan menyebutkan namanya.

Pelanggan ULP PLN TV Lcd 32 inci diduga rusak akibat terganggunya arus listrik ke rumahnyaSimpang Kawat, saat membawa barang elektronik berupa

Kata Adi, bahwa adanya gangguan arus listrik tersebut, mereka selaku warga pelanggan telah melaporkannya ke petugas PLN sejak bulan September yang lalu namun tidak mendapat tanggapan. Selang sebulan lebih telah terjadi lagi komplain dari warga di Kec. Air Batu atas terjadinya arus listrik yang hidup mati hidup mati ke beberapa rumah warga, mereka kembali melaporkannya ke pihak ULP PLN Simpang Kawat di Desa Manis barulah pihak PLN melalui hubungan Selular memanggil Adi untuk menjumpai Manager ULP.

Dihadapan Manager ULP itu iapun yang juga berprofesi sebagai Awak Media Online, menuturkan bahwa akibat terjadinya gangguan arus listrik yang mungkin diduga disebabkan rusaknya kabel yang menghubungkan arus api ke rumah-rumah warga pelanggan sehingga listrik sering hidup mati hidup mati, menyebabkan rusaknya barang-barang elektronik seperti TV, Kulkas, Flasdisk serta barang-barang elektronik lainnya.

“Saya sangat merasa kecewa terhadap kinerja Petugas PLN persuhaan milik negara ini, kerena kejadian ini sudah saya laporkan sejak bulan September yang lalu tapi enggak ada tanggapan. Sebenar bukan saya saja selaku konsumen yang mau datang kemari untuk menyampaikan keluhan, tapi ada juga beberapa warga selaku pelanggan yang mau datang kemari untuk jumpa langsung sama Pak Manager” ujar Adi.

Sementara, Manager ULP PLN Simpang Kawat, berjanji akan menurunkan petugas ULP PLN meneliti keluhan pelanggan dan persoalan yang terjadi di Wilayah kerjanya di Kecamatan Air Batu. Namun ketika Adi meminta Manager agar kedatangannya menyampaikan keluhan serta membawa TV rusak miliknya sebagai barang bukti terkait hal tersebut untuk di photo bersama Manager, sontak Manager ULP beserta dua Orang Securitinya menghindar sambil secepatnya bergegas masuk kedalam kantor tanpa alasan yang jelas.

Kepada Awak JMG, Adi mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan persoalan ini ke pihak PT. PLN Cabang Sumbagut di Medan dan juga Direksi PT. PLN di Jakarta jika pihak ULP PLN Simpang Kawat tidak peka menyelesaikan prihal yang sudah merugikan sejumlah warga pelanggan, yang barang-barang elektronik miliknya telah rusak diduga akibat terganggunya arus listrik PLN.
(Thd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.